Скачать бесплатно шаблоны для Wordpress.
Новые шаблоны DLE 10 на dlepro.ru

Belum genap tiga tahun usia organisasi Perkumpulan Artis Film Indonesia (Pafindo) sudah mencatat prestasi dengan membuat tiga film sekaligus.

"Inilah karya nyata yang Pafindo berikan untuk perfilman Indonesia dalam rangka memberdayakan anggota," kata DR (HC) HRM Bagiono SH MBA selaku Ketua Umum Pafindo saat meluncurkan trailer film Get Lost di Admiralty Bussines, Jl Fatmawati, Jakarta Selatan, Minggu (7/1/2018).

Selain meluncurkan trailer film garapan sutradara Sisca Dopert, juga diputar perdana dua film pendek produksi bersama Pafindo dan PT Multi Cahaya.

Kedua film pendek itu, Perjuangan Bukan Kata-kata karya sutradara Ronny Dozer dan Kasih Ibu Sepanjang Masa karya sutradara Irfan Wijaya. 

"Film Get Lost mengisahkan tentang sejumlah remaja yang tersesat di kawasan Gua Pendem di Cilacap yang dikenal angker," ujar Gion, sapaan akrab Bagiono tentang film urban legend itu. 

Film ini diperankan oleh sejumlah artis muda antaranya Maxime Bouttier dan akan tayang pada Maret 2018.

Sementara dua film pendek berdurasi masing-masing sekitar 12 menit digarap bersama tim produksi yang seluruhnya adalah anggota dan pengurus Pafindo. 

Diantaranya Tya Subiakto selaku Ketua Bidang Humas Pafindo menangani musikalitas di dua film tersebut. Para pemainnya pun awak Pafindo seperti Robby Bo, Rency Milano, Endah Mulyani, Oki Pradana, Agus Pengampon, dan lain-lain. 

"Kami ingin memanfaatkan potensi seluruh anggota Pafindo yang tidak hanya artis tapi profesi lainnya seperti penulis skenario, musisi dan penyanyi," jelas Gion yang juga Ketua Bidang Advokasi di Badan Perfilman Indonesia. 

 Pembuatan film pendek akan menjadi program kerja Pafindo di waktu mendatang. 

"Sebagai bentuk tanggungjawab atas hasil produksi film pendek ini akan kami ikutkan ke festival film internasional Salah satunya ke Festival Toronto dalam waktu dekat," jelas Gion.

Ketua Bidang Pemberdayaan SDM Pafindo, Hartawan yang juga produser Get Lost mengatakan, "Ini film perjuangan Pafindo. Kami berjuang masuk di Cinema XXI sejak 2016 tanpa bawa-bawa nama organisasi. Film dirancang dengan baik. Kami buat film dengan biaya tidak luar biasa tapi syuting di tiga daerah," kata Hartawan. 

Terkait budget produksi film Get Lost Gion mengatakan tidak terlalu besar. "Jangan dilihat besar atau kecilnya budget, tapi lihatlah bahwa Pafindo bekerja," tegasnya. 

Lamanya waktu produksi, menurut Gion karena proses grading dan sulitnya proses masuk ke Cinema XXI.

"Awalnya saya daftar ke XXI bulan Juli 2017 atas nama pribadi, karena ingin benar tahu sebagai orang umum. Tapi, di saat yang tepat, saya pakai juga 'kekuasaan' dengan menyebut jabatan Ketua Pafindo, Ketua BPI, dan saya juga pernah jadi lawyer XXI dan tidak berbayar. Akhirnya masuk juga film ini dan setelah revisi, dapat jadwal tayang," ungkap Gion. 

Namun, Gion tidak menyalahkan bioskop XXI. "Sebagai pemilik toko, Cinema 21 harus bekerja menyortir film, termasuk film saya," kata Gion yang diminta bikin trailer film pada bulan September 2017.

Acara soft launching dan trailer film  Get Lost dihadiri hampir seluruh anggota dan pengurus Pafindo, antaranya artis Elma Theana, Rizal Djibran, Wati Siregar, Kusumo Priyono, Leila Anggraini, dan para undangan lainnya. 

Pada kesempatan yang sama juga ditayangkan cuplikan pentas ludruk Pafindo berkolaborasi dengan seniman anjungan di Taman Mini Indonesia Indah, serta perkenalan lagu Mars Pafindo ciptaan Tya Subiakto.(imam

Last modified on Monday, 08 January 2018
Read 787 times
Rate this item
(0 votes)
TIS

шаблоны joomla на templete.ru