Скачать бесплатно шаблоны для Wordpress.
Новые шаблоны DLE 10 на dlepro.ru

Musim film-film horor di bioskop berlanjut. Rumah produksi anyar, Xela Pictures menghadirkan kisah misteri percintaan di Museum Fatahilah (pada jaman Belanda disebut Stadhuis) dalam film Sara & Fei, Stadhuis Schandaal.

Film berlatar masa pemerintah kolonial saat Gubernur Jenderal Jaan Pieterzoon Coen berkuasa di tahun 1829. Cerita dibuat dan disutradarai Adisurya Abdy ini dipadu dengan era kekinian mengusung romansa percintaan.

“Kami melihat potensi penonton film Indonesia masih sangat besar, serta dengan memproduksi film berlatar sejarah dan mengangkat budaya kita ke mancanegara agar bisa lebih dikenal bangsa lain seperti ke Tiongkok, yang menjadi pasar kedua film kami," kata Alexander Sutjiadi Produser Eksekutif Xela Pictures dalam acara press conference galapremiere film Sara & Fei, Stadhuis Schandaal di Metropole, Jakarta, Jumat (20/7/2018).  

“Setelah vakum 14 tahun, saya dituntut untuk menghasilkan karya yang berbeda dari karya saya yang sebelumnya, yakni menghadirkan sebuah film berlatar belakang masa kolonial yang dikemas dengan gaya masa kini”, ujar Adisurya yang sebelumnya menggarap film Roman Picisan, Macan Kampus, Asmara dan lain-lain. 

Kolaborasi Xela Pictures dan Adisurya Abdy menghasilkan sebuah misteri yang menarik bagi penonton usia muda, mereka disasar karena pasar potensial yang paling banyak datang ke bioskop.

“Film ini menawarkan sesuatu yang berbeda dengan format masa kini tanpa meninggalkan unsur historisnya, sehingga memberikan generasi baru untuk banyak mengetahui sejarah yang belum terungkap”, tambah Adisurya. 

Dengan alasan meraih minat penonton di pasaran Tiongkok, film ini mengambil lokasi syuting di dua negara yaitu Indonesia di Jakarta, Pangkalan Bun serta Shanghai dan Ningbo (Tiongkok).

“Untuk menembus pasar Tiongkok, kami bekerjasama dengan perusahaan film dari Tiongkok, ini adalah sebuah film yang luar biasa, sehingga digarap serius. Saya berharap film ini diterima oleh penikmat film di negara berpenduduk 1,4 Miliar ini," ungkap Alexander.

Diperanutamakan dua artis pendatang baru yaitu Amanda Rigby dan Tara Adia, film ini juga menampilkan para pemeran lainnya yaitu Tio Duarte, Haniv Hawakin, Volland Volt, Georde Taka, Anwar Fuady, Ricky Cuaca, Rensy Milano, Roweina Umboh, Julian Kunto, dan lain-lain 

Film Stadhuis Schandaal adalah tentang seorang mahasiswi bernama Fei yang melakukan riset untuk tugas mata kuliahnya di Museum Fatahilah di Kota Tua Jakarta. Fei didatangi oleh hantu baik hati, gadis blasteran Belanda-Jepang bernama Sara.

Kehadiran Sara membawa Fei masuk ke lorong waktu menuju abad ke 16, di masa pemerintahan Guberur Jenderal Hinda Belanda Jaan Pieterzoon Coen, dari sini cerita berlanjut semakin menarik dan penuh misteri, yang akan membuat penonton bertanya-tanya dan semakin penasaran. Film Stadhuis Schandaal rencananya tayang serentak di bioskop pada 26 Juli 2018. (imam

Last modified on Saturday, 21 July 2018
Read 346 times
Rate this item
(0 votes)
TIS

шаблоны joomla на templete.ru