Скачать бесплатно шаблоны для Wordpress.
Новые шаблоны DLE 10 на dlepro.ru

Ajang pencarian bakat menyanyi di tivi akan bertambah. Wacana itu digulirkan oleh Bens Leo, salah seorang juri sekaligus panitia acara Lomba Suara Anak Indonesia (LSAI) 2018.

"Tiga stasiun televisi siap bekerjasama dengan Lomba Suara Anak Indonesia," kata Bens Leo kepada media di Hongkong Cafe, Jakarta Pusat, Kamis (23/8/2018). 

Hal itu dikatakan Bens Leo didampingi Elvi Hendrani (Asisten Deputi Pemenuhan Hak Anak Atas Pendidikan, Kreativitas dan Budaya, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PP&PA) serta Yen Sinaringati (Produser Pelaksana LSAI 2018).

LSAI digagas oleh Yayasan Musik Hana Midori dan didukung Kementerian PP&PA. 

"Program musik anak di televisi sudah mengabaikan hak anak menjadi dirinya sendiri. Karena acara itu tidak bisa dibedakan lagi, mana yang khusus untuk anak-anak dan mana yang untuk orang dewasa," kata Elvi Hendrani. 

Anak-anak cenderung dieksploitasi untuk kepentingan orang dewasa. "Anak-anak menyanyikan lagu orang dewasa yang liriknya tak sesuai usia mereka. Kami miris maka menggelar acara ini sebagai counter attack," ujar Elvi. 

Kementerian PP&PA berkepentingan untuk memberi saluran suara yang benar bagi anak-anak. Apalagi ada 8 undang-undang yang melindungi hak anak-anak. Namun pihaknya tak punya wewenang mencegah tayangan televisi. 

"Kami tidak bisa melarang tayangan tivi tersebut karena sudah ada Komisi Penyiaran Indonesia yang bekerja. Kami hanya bisa mengimbau," jelas Elvi.

Bens Leo mengingatkan pada era 70an hingga 90an, puluhan penyanyi cilik sering muncul di layar televisi.  

Ratusan lagu anak-anak lahir menjadi ilham bagi anak-anak. Apalagi acara TV di hari minggu, tersedia  acara khusus lagu anak-anak, menampilkan  penyanyi, MC juga video musik anak.  

Kini  kondisi tersebut  terlihat makin langka, acara untuk anak seolah hilang, apalagi lagu-lagunya.

LSAI 2018 diselenggarakan berkenaan untuk memperingati Hari Anak Anak Internasional pada 20 November. 

"Kegiatan kami sejalan untuk Pemenuhan Hak Anak Atas Pendidikan dan Pemanfaatan waktu luang dan kegiatan  Budaya,” ujar  Elvi.

Elvi sangat berharap,  penyanyi anak yang akan ditemukan dalam LSAI tetap memperlihatkan keceriaan wajar anak-anak. 

“Mereka  tidak mendadak jadi dewasa dengan kostum juga dandan yang menor. Itu yang ingin kami lakukan. Menyadarkan para orang tua,” katanya lagi

Kementrian PP&PA bakal merancang LSAI setiap tahun,  agar kegiatan ini juga bisa dijadikan sebuah upaya penyadaran kepada masyarakat,

 

Terbuka Untuk Umum

Yen Sinaringati, menyebut lomba dengan hadiah total sebesar Rp 200 juta rupiah ini,  akan dibagi dalam dua jenis lomba yakni Lomba Cipta Lagu Anak dan Lomba  Penyanyi Anak.

Pada Lomba Cipta Lagu, peserta (tidak dibatasi usia) bisa mengirimkan karya  mereka berbentuk notasi dan rekaman sederhana. “Tema lagu bebas, namun tidak mengandung unsur SARA dan pornografi," kata Yen.

Seleksi semi-finalis untuk 30 lagu terbaik akan dilakukan  oleh pengamat musik, pencipta lagu, penata musik, pengarah vokal, dan wakil label rekaman dari Musik Hana Midori serta pihak Kementrian PP&PA.  

Bens Leo menyebut 10 lagu terbaik yang dipilih akan dinyanyikan secara langsung oleh finalis pada 25 November 2018 dengan juri Purwa Caraka, Dian HP, Ucie Nurul, Bens Leo dan perwakilan dari Kementerian PP&PA.

Untuk mengikuti Lomba Penyanyi Anak, syarat peserta adalah Warganegara Indonesia, dengan rentang usia dari tingkat TK (usia minimal 6 tahun) sampai SD (usia maksimal 12 tahun). 

Setiap peserta yang tertarik mendaftar,  wajib meng-upload video mereka sedang menyanyi lagu anak-anak  dengan lagu bebas  ke channel Youtube dan Instagram, dengan durasi maksimal 2 (dua) menit.  

Lomba dimulai pada 23 Agustus hingga 30 Oktober 2018. Dan memberikan hastag : #lombasuaraanakindonesia2018, #musikhanamidori, #kemenpppa ; 

“Dari  seluruh peserta yang masuk, akan dipilih 30 Penyanyi Anak Terbaik dari Indonesia masuk dalam Semi-Final, yang akan dilombakan pada awal bulan November,” Bens menambahkan   

“Pada sesi Semi-Final akan dipilih 10 Finalis terbaik Penyanyi Anak, dan akan dilombakan dalam babak Grand Final pada tanggal 25 November 2018 di Gedung Theater Garuda Taman Mini Indonesia Indah Jakarta," ujar Bens lagi. 

“Dan yang paling menarik dari LSAI ini adalah, 10 lagu anak pilihan, akan dinyanyikan dan direkam oleh 10 finalis penyanyi anak. Jadi ajang ini tidak sebatas hanya pada penyelenggaraan lomba, kemudian selesai tanpa berkelanjutan,” kata Yen  menutup percakapan. (imam

Last modified on Friday, 24 August 2018
Read 277 times
Rate this item
(0 votes)
Tagged under
TIS

шаблоны joomla на templete.ru