Скачать бесплатно шаблоны для Wordpress.
Новые шаблоны DLE 10 на dlepro.ru

Organisasi Perkumpulan Artis Film Indonesia (Pafindo) menerima hibah peralatan syuting seharga Rp 190 juta dari Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf). Hibah juga diberikan kepada 40an organisasi kreator berbagai daerah Indonesia.

"Kami bersyukur dapat bantuan hibah perlengkapan syuting yang akan menjadi aset sekaligus dipakai  sebaik-baiknya demi produktivitas dan perkembangan organisasi kami," ujar Ketua Umum Pafindo, HRM Bagiono SH MBA usai menerima secara simbolis fasilitasi dari Triawan Munaf selaku Kepala Bekraf di Annex Building, Jakarta, Selasa (11/12/2018) malam.

Bantuan/ hibah juga diberikan kepada lebih dari 40an organisasi dan komunitas kreator dan kesenian dari berbagai daerah di Indonesia. 

"Pafindo mendapat hibah perlengkapan syuting film dimana property tersebut akan menjadi milik organisasi yang digunakan untuk membuat FTV, Web series dan juga film cerita pendek dan lain-lain," jelas Bagiono yang akrab disapa Gion didampingi sejumlah anggota dan pengurus Pafindo. 

"Kami segera manfaatkan perlengkapan nanti untuk membuat karya-karya yang pada tahun 2019 menjadi tagline baru Pafindo," lanjutnya. 

Malam itu, seluruh  penerima bantuan fasilitasi dari Bekraf hadir dalam acara  "Penyerahan Simbolis Bantuan Pemerintah Tahun 2018 untuk Fasilitasi Revitalisasi Infrastruktur Fisik Ruang Kreatif, Sarana Ruang Kreatif, dan Teknologi Informasi dan Komunikasi."

Menurut Bagiono, meski Pafindo belum genap tiga tahun namun sudah banyak kegiatan dilakukan, seperti aksi sosial dan membuat film-film pendek.

"Anggota Pafindo bukan hanya artis tapi bermacam profesi mulai dari sutradara, penulis, editor, penyanyi, kameramen, sampai wartawan. Sehingga anggota kamilah membuat sendiri film dan lainnya," kata Gion yang akan syuting film "Ratu Kuntilanak" menggunakan equipment hibah dari Bekraf. 

"Sebab secara kualitas, spesifikasi alat yang kami dapat sangat layak untuk syuting FTV ataupun film," lanjutnya. 

Sementara itu, Irfan Wijaya, sutradara dan penulis anggota pengurus Pafindo mengatakan pengajuan permohonan fasilitasi ke Bekraf dilakukan awal tahun 2018.

"Saya mengajukan proposal, lalu tim Bekraf mensurvey serta melakukan fit and proper test" ke kantor Pafindo,  mendata kelengkapan surat organisasi. Alhamdulillah, kami lolos test," ungkap Irfan Wijaya. (imam

Last modified on Tuesday, 11 December 2018
Read 581 times
Rate this item
(0 votes)
TIS

шаблоны joomla на templete.ru