Скачать бесплатно шаблоны для Wordpress.
Новые шаблоны DLE 10 на dlepro.ru

Rindria Sari Margaretha (40) yang mengaku istri siri Inggard Joshua, pengusaha dan Caleg Partai Gerindra Jakarta, ditangkap polisi pekan lalu atas laporan penggelapan aset senilai Rp 12 Miliar milik suaminya.

Tidak hanya Rindria, ibunya yang lanjut usia juga digeledah dan dipaksa meninggalkan apartemen di Jakarta yang diklaim sebagai milik Inggard.  

Menurut seorang kerabat Rindria, pihaknya sudah minta bantuan hukum ke sejumlah pengacara, namun selalu kandas. Bahkan ketika di praperadilan.

Penangkapan perempuan berparas ayu itu berawal dari laporan Inggard Joshua ke polisi tahun 2017. 

Sebelumnya, di tahun yang sama, Rindria mengirim somasi kepada Inggard, lelaki yang menikahinya secara agama di Bogor tahun 2012. Somasi dilakukan Rindi terkait penganiayaan dirinya oleh Inggard ketika mereka di Singapura.

Jauh sebelum pernikahan siri tersebut, Inggard sudah memberikan harta berupa rumah, sementara Rindi memiliki harta atas namanya sendiri.

Tapi somasi itu diabaikan. Inggard juatru meminta kembali seluruh harta yang pernah diberikan ke Rindria.

Pernikahan siri mereka di Bogor, menyewa Hotel Novotel dan disaksikan penghulu setempat. Di saat bersamaan, Inggard juga disebut berpindah agama Islam.

Ketika kabar ini dikonfirmasi kepada Inggard, dia membantah semua tuduhan itu. 

"Justru saya ditipu sama dia (Rindria). Kami dulu adalah rekanan bisnis property. Tapi asset saya Rp12 Miliar digelapkan oleh dia," kata Inggard Joshua saat dihubungi, Sabtu (12/1/2019).

Atas alasan penggelapan itulah, Inggard balik melaporkan Rindria ke polisi. "Saya laporkan dia ke polisi dan sekarang sudah ditangkap Bareskrim," kata Inggard.

Terkait pengakuan Rindria sebagai istri sirinya, Inggard juga membantah. "Dia sudah memalsukan surat negara, untuk bikin surat nikah siri dan keterangan pindah agama saya. Dia mengambil data saya dari google. Penghulunya juga sudah diperiksa oleh polisi," jelas Inggard.

Menurutnya, Rindria sudah buron dari polisi selama 2 tahun sebelum ditangkap di Surabaya.

"Bahkan tujuh orang pengacara dibohonginya, dan semuanya mundur. Bahkan sampai di praperadilan pun gagal," kata Inggard.

Penanganan kasus tersebut kata Inggard sudah melalui proses hukum dan ditangani polisi. "Sebagai warga di negara hukum, saya sangat mentaati hukum,"  kata Inggard. (imam) 

Last modified on Monday, 14 January 2019
Read 241 times
Rate this item
(5 votes)
Tagged under
TIS

шаблоны joomla на templete.ru