Скачать бесплатно шаблоны для Wordpress.
Новые шаблоны DLE 10 на dlepro.ru

Film MeloDylan garapan sutradara Fajar Nugros mengangkat kisah roman remaja SMA akan tayang tanggal 4 April 2019. Press screening dan gala premiere film produksi Intercept FilmCraft berlangsung Senin (1/4/2019) di Cinema XXI, Metropole, Jakarta.

Menurut sutradara Fajar Nugros, dibanding Pilpres hari-hari ini, cerita film MeloDylan tidak ada apa-apanya. Lho, kok film remaja dibandingkan suasana pemilihan presiden?

"Bahwa persoalan remaja di dalam film, mungkin dalam pandangan orangtua, kok ribet banget, tapi itulah dunia mereka," kata Fajar Nugros kepada media, usai press screening.

Lebih lanjut, sutradara film "Yowisben", dan "Yowisben 2" itu menyebut repotnya dinamika media sosial menjelang pilpres. "Nah, ribetnya persoalan dalam film ini jauh lebih sederhana," katanya.

MeloDylan adalah kisah cinta remaja yang diambil dari novel milik Asri Aci, tentang cinta remaja yang penuh dengan lika-liku di dalamnya.

Adalah Dylan (Devano Danendra), cowok terganteng di sekolah. Dia senior dengan banyak teman dan sudah tidak diragukan lagi kepopulerannya.

Sementara Melody (Aisyah Aqilah) adalah cewek baru di sekolah, dengan pergaulan yang masih terbatas dan lugu. Pertemuan mereka di sebuah café merubah semuanya. Dylan tertarik dengan keberanian Melody dalam mengemukakan pendapatnya.

lni juga yang menarik perhatian Fathur (Angga Aldi Yunanda), teman Dylan, cowok aktivis sekolah yang diam-diam menaruh hati pada Melody.

Di sisi lain, hadir Bella (Zoe Jackson), sahabat Dylan yang lemah dan sakit-sakitan, tapi menyukai Fathur lebih dari ia menyukai Dylan. Kisah cinta yang melibatkan banyak orang inilah yang menjadi sentral MeloDylan.

Ditambah dengan sahabat-sahabat Dylan dan Melody yang riang dan kocak, membuat film ini menjadi segar untuk ditonton.

"MeloDylan itu dekat di hati saya. Saya tertarik banget dengan cerita ini. Semua cerita film sama, tapi cerita ini beda. Simple dan menarik perhatian saya. Saya bilang sama team saya, kita harus produksifilm ini,” ujar Rajesh Punjabi, Producer Intercept FilmCraft tentang awal diproduksinya film ini. 

Selama kurang lebih setahun film ini dipersiapkan, mulai proses pra produksi hingga post produksi. Oleh sebab itu, "Dengan pemain-pemain dan sutradara yang bogus, saya yakin film ini sangat menarik. Saya puas dengan hasilnya,” ujarnya lagi. Kisah cinta millennial ini menarik untuk ditonton karena tidak berlebihan. 

"Saya optimis film ini dapat menarik perhatian penonton film Indonesia,” ujar Rajesh. (imam)

Last modified on Monday, 01 April 2019
Read 357 times
Rate this item
(0 votes)
TIS

шаблоны joomla на templete.ru