Скачать бесплатно шаблоны для Wordpress.
Новые шаблоны DLE 10 на dlepro.ru

Dua gelaran fashion show menampilkan karya Anna Mariana akan digelar dalam ajang Indonesia Modest Fashion Week (IMFW) 2019 di Plenary Hall Jakarta Convention Centre tanggal 19 Oktober, dan Pagelaran Malam Indonesia di Kharkiv, Ukraina tanggal 14-17 Oktober 2019.

Perhelatan IMFW yang ketigakali ini mengangkat tema ‘Nautical Archipelago’, diharapkan memberi arah dan gambaran industri fashion modest Indonesia menyambut tahun 2020, yang mencanangkan Indonesia sebagai pusat mode dunia.

“Pada IMFW saya siap menampilkan 60 koleksi  busana terbaru terdiri dari  30 busana karya sendiri, dan 30 lainnya karya Sasya dan Quita,” kata Anna Mariana kepada wartawan di Jazeerah Restaurant, Cipinang, Jakarta Timur, Kamis (10/10/2019) siang.

Dua nama terakhir yang disebut Anna adalah anak kembarnya yang mulai berkiprah sebagai perancang busana di bawah label House of Marsha by Sasha dan House of Marsha by Quita. Keduanya mengeluarkan rancangan busana untuk kaum milenial dari tenun dan songket. 

“Quita menampilkan kain Jawa seperti lurik Jepara sementara Sasha mengeluarkan kain motif Bali,” ujar perancang busana sekaligus pemilik House of Marsha.

Karya busana Anna sendiri memperlihatkan ragam busana hijab modern trend 2020. “Semuanya  dikemas dari kain tenun etnik dengan beragam corak dari  sejumlah kawasan di  Nusantara,” katanya.

Menurut Anna,  konsep fashion show di IMFW 2019 ini sengaja dibuat spektakuler, “Merupakan gabungan antara fashion show, pertunjukan tari dan music live dalam kerangka nuansa islami,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Anna juga  memberi pembekalan  kepada para desiner pemula yang mengikuti IMFW 2019. “Tema  pembekalan tentang  Kain  Kiswah Kabah dan sejarah Tenun dalam peradaban Islam”.

Seluruh karya Anna Mariana di IMFW 2019 diselaraskan pada konsep spektakuler berdurasi 60 menit, yang mengangkat tema utama ‘Persatuan, Kesatuan dan Kebinekaaan’. “Saya tampilkan beragam  kesenian tradisi,” kata Anna yang saat opening nanti akan menampilkan tarian dengan tokoh Rama Shinta, Gatot Kaca, dan Hanoman.

Anak-anak pelajar dan mahasiswa dihadirkan mengenakan busana daerah, juga ada shalawatan, seni budaya bernafaskan Islam di Nusantara juga budaya Betawi, Bali Jawa, Kalimantan, Sulawesi dan Papua,” kata Anna.

 

Ke Ukraina promosikan kebudayaan

Anna Mariana juga menyiapkan 60 busana untuk dihadirkan di Pagelaran Malam Indonesia di Kharkiv, Ukraina pada 14-17 Oktober 2019. Kegiatan tersebut diselenggarakan untuk memperkuat hubungan bilateral Indonesia dan Ukraina.

“Acara di Ukraina juga untuk meningkatkan promosi budaya, pariwisata dan produksi Indonesia dan citra positif Indonesia,” kata Anna Mariana yang didampingi Linda Kartika selaku Wakil Ketua Umum Rumah Kreasi Indonesia Hebat (RKIH).

Keberangkatan delegasi Indonesia berjumlah sekitar 30an orang diundang oleh Kedubes Indonesia di Ukraina untuk mengelar pameran dan fashion show juga sekaligus mengadakan meeting B to B,” jelas Anna.

Di Ukraina nanti, Anna juga membawa rombongan termasuk Bunga Jelitha Ibrani, (Puteri Indonesia 2017) sebagai Muse dalam fashion show  di negara bekas Uni Sovyet itu. “Saya akan bawa sejumlah produk fashion dan Brand RMD (Raden Mas Dicka), anak saya yang memproduksi pakaian khusus pria bernuansa songket dan tenun,” ujarnya.

Produk lainnya yang akan diboyong ke Ukraina adalah barang kerajinan, furniture, home interior decor, serta kopi Bali produk perkebunan yang dikelola H Tjokorda Ngurah Agung Kusumayudha, suami Anna yang akrab disapa Bang Tjoke.

“Kegiatan ini merupakan bentuk kerja  nyata kami dalam mempromosikan dan mengembangkan tenun dan songket ke luar negeri. Agar warisan tradisi tenun dan songket tidak punah,” tutur Anna yang masih terus berjuang  menunggu ditandatangani serta disahkannya Hari Tenun dan Songket Nasional oleh Presiden RI Joko Widodo.

Lnda Kartika Dewi wakil Ketua Umum Rumah Kreasi Indonesia Hebat (RKIH) selaku koordinator delegasi Indonesia ke Ukraina mengatakan, selain pameran produk dan fashion show, acara persahabatan kedua negara itu dimeriahkah Pagelaran Malam Indonesia.

“Kami dari RKIH berkolaborasi saling mendukung kegiatan di Ukraina. Saya akan berangkat dulu malam ini ke Turki, dan akan dilanjutkan ke Ukraina tanggal 15 Oktober. Kita mengangkat budaya Indonesia dalam hal ini kain tenun yang diusung oleh ibu Anna Mariana,” jelasnya. (imam)

Last modified on Thursday, 10 October 2019
Read 120 times
Rate this item
(0 votes)
Tagged under
TIS

шаблоны joomla на templete.ru